Cari Artikel

    • ONLINE

      Selasa, 11 Mei 2010

      Misteri Segitiga bermuda yang sebenarnya

      Sebenarnya wilayah Segitiga Bermuda ini tak benar bila dikatakan
      segitiga, sebab atas-batas dari petunjuk kapal-kapal atau pesawat
      terbang yang hilang sudah melebihi dari bentuk bsegitiga itu. Segitiga
      itupun hanya merupakan imajinasi saja. Bila kita ambil peta, kita buka
      di bagian Amerika Tengah, di sana terdapat banyak kepulauan Hindia
      Barat. Untuk mengetahui bagaimana bentuk dari Segitiga Bermuda itu,
      kita tarik garis dari kota Miami ke kota San Juan di Puerto Rico; dari
      San Juan ke pulau Bermuda; dan kembali ke Miami di daerah Florida,
      Amerika.


      Meskipun sebenarnya misteri Segitiga Bermuda ini “milik” orang
      Amerika, tak apalah kita turut memperbincangkannya. Sebenarnya tempat
      semacam ini ada pula di tempat lain, juga di Amerika, yaitu di sebuah
      danau yang bernama Ontario, bahkan lebih “mengerikan” dari Segitiga
      Bermuda.


      Dari berbagai kesimpulan, jarum kompas dan peralatan pesawat yang
      akan hilang selalu mendapat gangguan dan mereka seperti tak melihat air
      dan dari gejalan ini disimpulkan, di dasar laut sana tentu terdapat
      sebuah medan magnetik yang kuat sekali, yang sanggup mengganggu kompas
      atau menarik kapal itu sampai ke dasar laut yang dalam.



      Tak cukup bila saya menguraikan seluruh peristiwa, dan itu juga tak
      menjurus pada masalah penyelesaian. Tetapi mengenai peristiwa bentuk
      gaib di Segitiga bermuda ini dapat dikemukakan dan mungkin teori-teori
      yang banyak mengenai Segitiga Bermuda. Mungkin di udara terdapat
      semacam gangguan atmosfir yang berupa “lubang di langit”. Ke lubang
      itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari
      misteri "Lubang di Langit" ini membentuk sebuah teori tentang adanya
      semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain. Lubang di Langit
      itu dianggap semacam alat transportasi seperti tampak di film Star
      Trek. Ataukah bentuk Lubang di Langit itu UFO? Orang sering
      menghubungkan hilangnya pesawat kita dengan munculnya UFO. Lantas,
      apakah hilangnya mereka itu karena diculik oleh UFO? Malah hasilnya
      hanya mendapat pertanyaan tanpa jawaban.


      Ada tempat di Segitiga Bermuda yang disebut Tongue of the Ocean atau
      “Lidah Lautan”. Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon)
      Bahama. Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang
      belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan
      misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja
      misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS,
      pada bulan Agustus 1917. Mungkinkah naga laut ini banyak meminta korban
      itu? Ataukah arus Cromwell di Lautan Pasifik yang menyebabkan adanya
      gelombang lautan disitu atau angin topan, gempa bumi di dasar lautan?
      Tak ada orang yang tahu.


      Konon di sekitar kepulauan Bahama terdapat blue hole, yaitu semacam
      gua lautan. Dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelah jaman es
      berlalu, gua ini terendam. Arus didalamnya sangat kuat dan sering
      membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau
      manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya
      kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan
      laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah:
      Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan?


      Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut
      Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso itu
      banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar
      laut itu. Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta
      karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini
      3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya
      mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat
      luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. Didasar lautnya
      terdapat pegunungan yang banyak dan mempunyai tebing dan ngarai yang
      terjal.


      Keanehan lain di dekat pulau Puerto Rico, tampak suatu pancaran air
      raksasa yang membentuk cendawan atau kembang kol. Laut di tempat itu
      mempunyai kedalaman sampai 10 km. Kejadian ini sempat dilihat oleh awak
      pesawat Boeing 707 pada tanggal 11 April 1963. Menurut mereka cendawan
      air itu mempunyai garis tengah selebar 900-1800 meter dengan ketinggian
      separuhnya. Mungkin itu hanya percobaan nuklir dari negara Amerika atau
      lainnya? Tapi pihak Amerika tidak membenarkannnya, sebab tak mungkin
      mencoba bom di jalur penerbangan. Mungkin ledakan itu berasal dari
      kapal selam nuklir Thresher yang hilang sehari sebelumnya, tapi lokasi
      hilangnya kapal selam itu ribuan km dari sana.


      Ada sebuah tempat di perairan Boca Raton, yang di sana terdapat
      sebuah pipa bergaris tengah 20 cm. Jelas bukan milik Amerika (untuk
      lebih lanjut: Orang Bumi). Peristiwa ini dilihat oleh suami istri Lloyd
      Wingfields. Mereka melihat sebuah tiang asap disana, dan ketika
      didekati oleh mereka, tampak sebuah pipa yang muncul dari dasar laut
      yang merupakan sumber keluarnya asap itu. Asap itu sendiri tak
      mengeluarkan bau dan berwarna kekuning-kuningan. Mungkinkah pipa itu
      tertancap dari sumber api di dasar laut? Pangkalan UFO di dasar lautkah
      yang menyebabkannya? Lagipula kedalaman laut itu cukup dalam, sehingga
      mereka tak berani menyelam untuk melihat lebih lanjut, juga mereka
      melihat (sesudahnya) sebuah helikopter yang mengalami kerusakan mesin
      dan berusaha mendarat darurat di laut.


      Ulasan lain, di daerah Kutub Selatan ada sebuah lubang besar yang
      menghubungkan dunia luar dengan dunia lain. Pernah ada orang bernama
      Admiral Bryd, melihat dari kapal terbang ke Barat di kutub selatan
      sebelah darat menghijau dengan danau yang tak membeku dan binatang liar
      mirip bison dan melihat seperti manusia-manusia purba. Sebagai ilmuwan
      Bryd melaporkan peristiwa yang disaksikannya itu, tapi tak ada yang
      mempercayainya.

      0 komentar:

      Posting Komentar

      Popular Posts

      next page

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news